Hukuman Ice Breaking - Berkatalah Jujur

Hukuman semacam ini, mungkin memiliki banyak filosofi yang sangat berguna sekali jika di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagaimana yang terjadi dijaman sekarang bahwa kejujuran sudah seperti barang langka. Jikapun ada, kebanyakan dari mereka enggan untuk berbicara. Tapi sifat seperti ini, perlu dibiasakan sejak dini. Membiasakan untuk selalu berkata jujur dalam balutan permainan dalam bentuk hukuman.

" HUKUMAN ICE BREAKING - BERKATALAH JUJUR "

Hukuman Ice Breaking - Berkatalah Jujur
Sumber Ilustrasi duaanak.com

Penerapan Hukuman - Berkatal Jujur

  1. Si kalah, menjadi objek hukuman yang berdiri ditengah lingkaran peserta
  2. Tugasnya adalah menjawab semua pertanyaan dari para peserta yang duduk.
  3. Si kalah, wajib menjawab pertanyaan dengan jujur. Namun hanya perlu menjawab dengan kata : IYA, BENAR, TIDAK, SALAH, PAHAM, BELUM, dan lain-lain.
  4. Penanya, bebas memberikan pertanyaan.
  5. Selain pertanyaan yang mengandung unsur membuka sebuah aib.
  6. Sepanjang apapun pertanyaanya, si kalah hanya perlu menjawab seperti yang tercantum pada point 3.
Namun ada hal yang perlu dipertimbangkan. Bahwa semuanya harus disampaikan terlebih dahulu. Apa yang tidak boleh dan apa saja yang diperbolehkan terkait pertanyaan yang akan di ajukan.

Agar tidak menggampangkan hukuman ini, maka semua peserta diwajibkan memberi pertanyaan kepada si kalah. Tentunya hal ini akan membuat para peserta sebisa mungkin akan menghindari hukuman ini dengan bermain secara sungguh-sungguh.

Atau mungkin, bisa dengan cara ditunjuk oleh sikalah. Seseorang yang telah di tunjuk wajib memberikan satu atau dua pertanyaan tentangnya.

Tujuan Hukuman

Tujuan dari hukuman ini, sebenarnya melatih mental para peserta dan juga membiasakan untuk bisa berkata jujur. Walaupun hanya dengan menjawab dengan satu kalimat maupun satu kata. IYA atau TIDAK.

Selain itu, tujuan hukuman "berkatalah jujur" ini bukanlah memaksa orang untuk mengatakan dengan jujur. Melainkan untuk membiasakan berkata dengan jujur.

Dengan adanya pertanyaan dari rekan-rekannya, akan membuat dia (yang dihukum) merasa tidak nyaman bila ia menyampaikan secara benar.

Walaupun dengan jawaban yang satu kata tersebut. Akan membuat dia merasa nyaman apabila menyampaikan secara benar.

Filosofi dari hukuman

  1. Kejujuran itu terkadanga cukup diawali dengan jawaban yang singkat.
  2. Segala sesuatu memiliki konsekuensi, dan konsekuensi itu harus bisa dijawab dan disampaikan secara apa adanya.
  3. Sebagai orang yang berada diposisi yang benar, tidak serta-merta mengajukan pertanyaan tanpa dasar dan tidak serta-merta harus mendapat informasi yang dia inginkan.

0 Response to "Hukuman Ice Breaking - Berkatalah Jujur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel