Permainan - Dengarkan saya Bercerita

sumber foto : suarabaru.id
Yang suka bercerita atau mendongeng, atau yang suka dan sering melakukan Public Speaking, boleh nih mencoba permainan ini sebagai seorang instruktur.

Permain Dengarkan saya bercerita, bukan serta merta para peserta mendengarkan cerita dari seorang instruktur. Tapi juga ada permainan disela-sela cerita tersebut.

Permainan "dengarkan saya bercerita" ini, adalah bertujuan untuk menunjuk seseorang untuk maju kedepan. Seperti berkenalan atau presentasi. Makanyau, permainan ini sangat cocok untuk masa orientasi di kampus, sekolahan, maupun komunitas - komunitas yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Baiklah Langsung saja.

PERMAINAN - DENGARKAN SAYA BERCERITA

Aturan Permainan " Dengarkan Saya Bercerita "

  1. Siapkan 2 atau 3 kata sebagai kata kunci sebagai inti permainan.
  2. Instruktur bercertia, kemudian menyisipkan 2 atau 3 kata tersebut dalam cerita.
  3. Setiap instruktur mengucapkan kata tersebut, peserta harus bertepuk tangan sebanyak yang sudah disepakati dari masing - masing kata.
  4. Yang bertepuk tangan, dengan jumlah tidak sesuai dengan kata yang diucapkan - KALAH.
  5. Yang bertepuk tangan, saat tidak mengucapkan kata yang disepakati - KALAH.
  6. Yang KALAH, harus maju atau menjalankan hukuman yang sudah disepakati.


Cara Permainan -

  1. Sebagaimana judulnya, permainan dengarkan saya bercerita akan lebih seperti mendengarkan dongeng. Peserta akan lebih banyak duduk diam sembari memperhatikan jalan ceritanya.
  2. Instruktur dalam permainan ini, harus pandai dalam bercerita dan juga mengolah kata. Sehingga terdengar menarik dan masuk akal,
  3. Setiap kata yang sudah disepakati, atau dipilih oleh instruktur sendiri, peserta harus tepuk tangan. CONTOH: ketika instruktur bercerita, kemudian terdengar kata "DAN" maka peserta harus bertepuk tangan 1 kali. Kemudian keluar kata "LALU", peserta bertepuk tangan 2 x. Selanjutnya, ketika instruktu mengatakan kata "YANG", maka peserta harus bertepuk tangan sebanyak 3 kali.
  4.  Jadi, peserta hanya fokus ke kata-kata tersebut saja, Yakni DAN (tepuk tangan 1x) - LALU (Tepuk tangan 2 x) - YANG Tepuk Tangan 3x).
  5. Kata-kata ini bisa di variasi sesuka hati, menyesuaikan dengan passion dari instruktur nya sendiri.
  6. Semakin pandai instruktur membuat cerita, maka akan semakin menarik permainan ini.
  7. Cerita boleh saja mengarah, tapi agar cerita lebih masuk akal dan enak untuk didengarkan, maka lebih di anjurkan bercerita tentang pengalaman pribadi yang di bumbui oleh cerita lucu agar lebih menyenangkan.

Variasi Permaian

  1. Peserta yang kurang fokus, akan lebih banyak mendapat giliran utnuk maju kedepan. TAPI, hal tersebut bisa di buat variasi yang lebih seru. MISALKAN, peserta yang pernah maju karena salah tepuk, akan tetap maju dan mengajak 1 teman lagi untuk menemaninya ke depan untuk menghibur teman-temannya.
  2. Jumlah tepuk diatas, bukanlah aturan baku. Jadi bisa divariasi dengan menggantinya dengan angkat tangan. CONTOH : kata DAN (angkat tangan kanan), kata LALU (angkat tangan kiri), kata YANG (angkat kedua tangan).


Trik Jebakan

Tentunya, instruktur akan menantikan seseorang untuk maju kedepan untuk berkenalan ataupun untuk presentasi dengan tujuan menghibur teman-temannya. Karena jika mengandalkan fokus dan konsentrasi siswa untuk mendengarkan kata saja kurang lah cukup. Maka perlu adanya jebakan.
  1. Dalam hal ini, kita misalhkan instruksinya adalah tepuk tangan,
  2. Disela-sela bercerita, akan banyak di temui kata-kata diatas. DAN, LALU kemudian YANG. Semakin lama, permainan akan menjenuh jadi, sesekali peserta perlu DIKECOH.
  3. Cara mengecohnya dalam cerita seperti ini "tiba-tiba saya DAN (peserta akan bertepuk tangan 1x) adiknya melihat sesuatu di kejauhaan YA...."  dikalimat terakhir ini, peserta akan bersiap-bersiap tepung tangan sebanyak 3x, atau malah mungkin sudah ada yang bertepuk tangan, tapi instruktur bisa mengecohnya seperti ini ini : "... melihat sesuatu di kejauhan YAKNI".
  4. Mungkin sebagian akan merasa kaget.
  5. Dan yang sudah terlalu bertepuk tangan bisa instruktur anggap kesalahan dan harus bersedia maju ke depan.
  6. Begitupula dengan kata-kata lainnya, keta DAN, bisalah dikecoh dengan kata DARI, DANUR, DANDANG, dll
  7. Pun sama halnya dengan kata YANG. Tapi sepertinya kata ini cukup susah ya kalau di kecoh. Hehehe.

Filosofi Permainan

Sejatinya, manusia adalah makhluk sosial, yang tetap dan akan selalu membutuhkan orang disampingnya. Permainan " Dengarkan Saya Cerita " ini merupakan benuk sindirian secara halus untuk bisa memperhatikan dan mendengarkan keluh kesah orang-orang di sekitar kita.

Tidaklah usah berharap balasan kepada seseorang jika tanpa sengaja, kita sebagai makhluk sosial mendegar keluh-kesah saudara kita dan kemudian membantunya. Berharaplah sesuatu kepada yang diatas, bahwa Dia adalah pemberi harapan yang pasti.

***

Gimana Bro, sudah cukup jelas bukan cara mainnya. Silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar bila belum paham dengan uraian diatas. 

0 Response to "Permainan - Dengarkan saya Bercerita"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel