Dapat Silver Play Button | Mimpi Anbusenja

Ilustrasinya. Semoga beneran dapat. Aamiin. Photo Credit : Jalantikus.com

(15 September 2019) - Hari minggu.

Aku bangun sedikit kesiangan. Jika tidak salah pukul 8 pagi. Mungkin karena ketika malam sebelumnya yakni Sabtu Malam, badan rasanya pegal-pegal tidak karuan karena mulai terasa gejala tanda-tanda mau gregesi gitu lah.

Saat itu aku berada di kantor. Biasalah, nyari wifi gratisan. Lagian memang dekat kok. 5 menit menggunakan motor.

Terus pas bangun-bangun, aku memimpikan sesuatu yang banyak diharapkan oleh para youtuber. Dapat Silver Button.

Walaupun hanyalah sebuah mimpi, itu sudah cukup membuatku untuk optimis dapat silver button sebagai apresiasi Youtube untuk karyaku kelak. Hehehe...Berkhayal dikit tak apa ya, kali aja jadi kenyataan, Heheh.

Oke Jadi, mimpinya tuh seperti ini :

DAPAT SILVER BUTTON

Kevin, adalah pacar dari sepupu istriku. Dialah yang menjadi pemeran dalam mimpi ku ini.

Suatu ketika, Kevin terdampar disebuah tempat. Tempat yang aku mendefinisikan seperti sebuah benteng jaman perang. Terbuat dari batu-batu kapur keras di sekitar pantai. Banyak tumbuhan ilalang, mulai menutupi tempat itu.

Jika didalam dunia nyata, kurang lebih seperti tempat yang pernah aku temui di Pantai Ngrenehan. Pantai Ngrenehan memiliki sebuah bangunan yang hampir mirip dengan tempat Kevin terdampar.

Letaknya berada diatas sebuah tebing. Berada di atas warung-warung yang dibangun ditempat tersebut. Untuk menuju ketempat yang disebut-sebut sebagai benteng pertahanan yang dibangun oleh tentara jepang tersebut, harus melewati tanjakan yang sempit dan juga sangat terjal.

Pun sama dengan mimpiku. awalnya memang rasanya seperti berada disebuah pulau. Banyak tumbuhan ilalangnya. Dan warna batu kapurnya pun juga hampir sama. Putih kehitam-hitaman.

Ada sebuah bangunan kecil. Kalau aku taksir mungkin memiliki luas sekitar 3x3 meter. Memiliki satu lubang pintu dan satu lubang jendela. Dengan ketinggian kurang lebih sekitar 5 sampai 6 meter. Seperti tiang berbentuk kotak yang berongga.

Selain itu, ada sebuah bangunan yang sangaaaaaat besar diatasnya. Seperti kota yang melayang diatas Iron City pada film Alita Battle Angel, yakni Zalem. Seperti itulah kira-kira, namun dimimpiku rasanya jauh lebih besar dari itu.

Kevin berusaha bersembunyi dari orang-orang yang mengintainya dari atas 'Zalem'. Ia - Kevin sangat berhati-hati ketika mengendap-ngendap saat akan menuju ke tiang kotak berongga tersebut.

Bersembunyi disela-sela rerimbungan semak-semak yang memang tampak lebat.

Sesekali ia, mengisyaratkan kepada rekan dibelakangnya. Yaps, ternyata dimimpiku itu, Kevin tidak sendiri, ia bersama dengan satu orang lainnya. Hanya saja saya tidak yakin siapa itu?

Lalu, Kevin dan satu orang temannya sudah sampai di tiang kotak berongga. 


Tiang Kotak Berongga

Jika diatas aku mengatakan tampak memiliki ukuran yang 3x3meter. Ternyata ketika sampai didalam ukurannya lebih dari itu. Tampak terlihat memiliki ukuran 5x5 meter. Mungkin lebih.

Tiang Kotak Berongga, terlihat seperti rumah yang baru dibangun. Masih beralaskan tanah yang lembab. Tembok yang tampak kasar dan belum dihaluskan. Dan wangi khas bangunan yang baru dibangun pada umumnya.

Disisi utara (aku mengiranya seperti itu). Ada Ruang kosong yang menyatu dengan satu ruang lainnya. Seperti tempat imam pada mushola. Namun tampak lebih lebar dan luas.

Sedangkan disisi selatannya (aku masih mengira seperti itu), Ada ruang lainnya yang lebih tampak gelap - dan lembab. Ruangan ini tersekat oleh tembok. Ada lubang didalamnya. Awalnya aku tidak bisa melihat apapun didalamnya. Tapi yang jelas, aku merasa ada dua tangga disana.

Tangga tersebut masing-masing menghubungkan ke dua tempat. Satu tangga disandarkan ke tembok untuk menghubungkan keatas lubang. Seperti ada ruangan lainnya didalam ruangan tersebut di bagian atapnya. Satu tangga lainnya, ada didalam lubang. Sepertinya didalam ruangan itu ada ruangan lain yang belum aku ketahui.

Kevin, kemudian memanjat ke tangga yang mengarah ke atas


Semacam Portal

Ketika Kevin memasukinya. Diikuti satu temannya. Ternyata dia memasuki ruangan yang sama. Namun dia keluar dari sisi lubang bawah.

Pun kevin keluar dari Tiang Kotak Berongga tersebut. Suasana di luar juga sama. Berdiri diatas sebuah benteng dengan berbahan batu kapur putih bercorak hitam. Ilalang yang rimbun. Zalem yang masih berada di atas. Dan satu lagi yang tidak terdapat pada "dimensi" sebelumnya. - Ada proyek mirip pembangunan Dam.

Lengkap dengan Bego Excavator berwarna kuning, para pekerja dengan helm kuningnya, serta lubang besar menganga disana.

Proyek tersebut berada di sisi Selatan  Tiang Kotak Berongga. 

Kevin mengamati dari atas. Karena proyek tersebut berada dibawah. Selain berhati-hati agar orang dibawah yakni orang proyek tidak menyadari kebaradaanya. Pun Kevin juga berhati-hati pada orang yang berada di atas, yakni orang-orang Zalem.

Lalu di kembali kedalam Tiang Kotak Berongga dengan catra mengendap-ngendap. Seperti sebelumnya.


Menuju Portal Lainnya

Kevin masuk ke dalam Taing Kotak Berongga, kemudian turun menuju lubang dimana dia muncul. Lalu kembali kedalam dimensinya.

Saya merasakan bahwa Kevin merasa penasaran dengan lubang yang terdapat tangga menuju kebawah. Pun tanpa pikir panjang ia memasuki lubang tersebut. Dan dia memasuki dimensi lainnya.

Masih ditempat yang sama. Tiang Kotak Berongga  masih berada di atas benteng, lengkap dengan ilalang. Namun yang membedakan adalah Tidak ada Zalem diatasnya, dan tidak ada proyek di samping. Lebih berada di sebuah tempat dibawah perbukitan.

Kevin keluar. Dan yang saya rasakan dia sudah menemukan tempat yang telah ia harapkan.

Menembus Ilalang

Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba kevin berada di lembahan. Lembahan ini berada tepat dibawah tebing, dimana Tiang Kotak Berongga berada diatasnya.

Dalam sesi ini. Aku mulai ikut didalam peran.

Lembahan ini sungguh sangat lebat ilalangnya. Butuh tenaga yang kuat untuk menyibaknya satu persatu. Saking lebatnya, kami tidak mengetahui apa yang kami lalui dan apa yang kami injak. Aku sendiri masih menganggap bahwa itu adalah batu karang.

Kevin berada di depan. Dia menyibak ilalang. Aku berada di belakangnya. Tujuan kami adalah menuju kaki tebing.

Sesampai di kaki tebing, kami rasa-rasanya sedang memasang sesuau ke dalam badan tebing. Namun karena ada seseorang yang datang dari arah atas tebing. Pun kami lari terbirit menuju kedalam lembahan. Jauh ke bawah. Melewati jalan ilalang yang sudah kevin buat sebelumnya.

Ditengah-tengah pelarian. Kevin memutuskan untuk berhenti. Dengan sedikit berdebat, Kevin memilih untuk kembali ke tebing  untuk meneruskan pekerjaan yang sudah ia kerjakan. Dan aku, memilih untuk tetap turun.

Dari Kejauhan

Latar, sudah berpindah.

Aku sedang mengandari kendaraan. Entah motor, entah mobil. Melewati jalan raya yang naik turun. Seperti jalan-jalan yang ada di kawasan Gunung Kidul ketika mendekati pantai.

Sisi kanan kiri terdapat batu karang yang disusun untuk mencegah tanah longsor. Bagian kiri lebih tinggi ketimbang bagian sisi kanan.

Pun ketika aku melintas suatu tempat dibelokan. Disisi kiriku, di kejauhan terdapat tebing vertical. Ada lembahan dibawahnya yang lengkap dengan ilalang saat aku dan kevin berlari menghindari orang-orang yang mengamati kami dari atas tebing.

Aku melihat dari kejauhan sembari kendaraan tetap berjalan, bahwa terdapat begitu banyak Silver Play Button yang terpasang di tebing. Mulai yang tampak kecil, sampai yang sangat besar.

Ketika sampai belokan terakhir, aku melihat ada jalan setapak menuju ke arah kaki tebing. Ada rumah diatas jalan setapak tersebut. Mungkin setinggi dua meter.

Pada pembatas antara jalan setapak dan rumah tersebut, ada sebuah papan yang aku mengidentifikasikan bahwa tempat tersebut adalah 'bekas' tempat Silver Play Button terpasang sebelum akhirnya dilepas.

Selesai.

***

Rasanya saya termotivasi untuk membuat karya di Youtube lebih banyak lagi. Sekarang, aku juga memiliki channel di Youtube. Bisa kamu searching dengan memasukan keyword "JAILANI WIDODO".

Dan yang lebih mengagetkan lagi. Ternyata, istriku di malam hari sama, sama-sama memimpikan SIlver Play Button. Istriku bilang, bahwa yang Pak Puh Katijan mendapatan Silver Play Button.

Kamu tahu siapa Pak Puh Katijan. Dia adalah paman istriku, ayah dari sepupu istriku, yang pacaranya bernama Kevin. Kevin yang aku ceritakan di atas.

Kebetulan kah?

😱😲

0 Response to "Dapat Silver Play Button | Mimpi Anbusenja"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel