MENGAJAK PEMULA MENDAKI GUNUNG, PAHAMI 5 HAL INI

MENGAJAK PEMULA MENDAKI GUNUNG, PAHAMI 5 HAL INI
Anbusenja - Pendakian Gn. Merbabu via Wekas Th. 2013
Sebagai pendaki yang sudah melanglang-buana ke berbagai gunung, sudah sewajarnya jika sewaktu-waktu ada "panggilan" bisa langsung tancap gas.

Entah panggilan (baca: ajakan) dari kawan ngongkrong yang kebetulan memiliki hobi yang sama, adanya event yang membuat kamu tidak tahan dengan godaannya atau karena panggilan hati dengan keinginan yang kuat untuk mendaki.

Dalam berbagai kondisi, biasanya opsi terakhir adalah pilihan yang paling dilema. Baca juga : Artikel Tentang Gunung yang bisa kamu jadikan referensi.



5 hal yang kamu lakukan saat mengajak pendaki pemula mendaki gunung

Hal yang pertama, yang aku lakukan saat menemui pilihan terakhir sebagaimana yang tertulis diatas adalah;

1. Bangun Komunikasi Dengan Baik

Komunikasi dengan baik kepada kawan yang ingin kamu ajak mendaki gunung ini. Jangan sampai ada miss saat mendekati hari H. Selain karena akan merusak rencana yang sudah kamu rencanakan, kemungkinan besar akan membuat kamu akan dijauhi oleh kawanmu tersebut karena merasa di bohongi atau dipermainkan.

Hal tersebut haruslah kamu hindari.

Berikan informasi yang membuat kawanmu tidak down duluan saat kamu menceritakan secara singkat soal mendaki gunung, tapi juga tidak harus membohongi kawanmu agar dia bisa ikut bersama.

Itu tidak susah kok, selama kamu nya dari awal memang tidak ada rencana aneh-aneh dalam pendakianmu. Jikapun akhirnya menolak, kan masih ada kawan lain yang bisa di racuni oleh cerita-cerita mu saat mendaki gunung sebelumnya. Hehehe... ingat, jangan berbohong. Itu akan merugikanmu. 

2. Kenali kawanmu

Setelah kamu ajak dengan baik-baik, selanjutnya kenali dia lebih dalam. Bagaimana karakter dia saat di kota. Ini hal sepele yang akan menentukan berhasilnya pendakian mu nanti.

Kok bisa begitu? yaaa. bisa dong

Katakanlah kamu sudah berada di jalur pendakian. Saat kamu tawarin menemani mendaki, dia nya begitu antusias sekali. Kamu yang mengajakpun akan memberikan respect yang positif bukan. Tapi saat sudah melakukan pendakian, ternyata kawan yang kamu ajak tersebut banyak mengeluhnya.  Sama sekali tidak seperti ekspetasi dan kesan pertama saat kamu tawarin.

Banyak yang bilang, jika mendaki gunung adalah salah bentuk kegiatan yang bisa menunjukan karakter seseorang yang sebenarnya. Di kota dia tampak kuat, kalem, perhatoan, tapi saat mendaki gunung malah kebalikannya menjadi banyak mengeluh karena tidak kuat, jadi manja serta menjadi orang yang menyebalkan karena banyak tanya-nya.

Hahaha... niat kamu ingin menghilangkan stress, ketemu makhluk yang kebetulan kamu ajak seperti ini malah membuat kamu menjadi tambah stres. 😂

Gunung Mana Yang Ingin Kamu Datangi

Menurutku ini adalah hal yang penting, mengingat kitanya sedang mengajak seseorang yang masih awam dengan kegiatan yang sudah kita anggap sebagai aktifitas mingguan ini.

Gunung mana yang akan menjadi tujuan pendakian kali ini. Kalau hanya ingin membuang kejenuhan dalam aktifitas pekerjaan atau perkuliahan tapi tidak menghilang sensasi pendakian gunung, pilihlah gunung yang memiliki level rendah yang sekiranya kawan yang kamu ajak terlihat mampu.

Atau jika tidak ada pilihan lain seperti karena tidak ada gunung yang dimaksud ataupun jika ada jarak dari tempat domisilimu cukup jauh, pilihlah gunung yang kamu sendiri sudah cukup mengenalnya. Seperti penguasaan medan di jalur pendakian, penguasaan perubahan cuaca yang sering terjadi dan juga jarak tempuh dari tempat tinggalmu menuju basecamp gunung yang ingin kamu datangi.

Itu semua agar kamu bisa melakukan tindakan dan mengambil keputusan cepat dan tepat serta mengurangi resiko-resiko yang tidak akan kamu inginkan terjadi kepada kamu maupun kepada kawanmu.


Bantu Persiapannya

Pemula, diibaratkan anak kecil hanya masih bisa berjalan tapi kamu ajari untuk berlari. Kamu harus menjadi "Orang Tua" sementara dalam membantu menyiapkan semua yang dia butuhkan.

Sebagai pendaki yang sudah terbiasa melakukan pendakian, tentunya bukanlah hal yang sulit. Bahkan kita sudah memahami diluar kepala dari apa yang kita butuhkan selama melakukan pendakian.

Tapi sayangnya, aku sendiri masih melihat beberapa pendaki yang notabenya juga masih pemula, yana masih beberapa kali ikut pendakian sudah memberanikan diri mengajak kawan mendaki bersamanya. Ini akan sama membahayakan keduanya..
Dalam hal ini, kamu harus bisa bersabar dan menjelaskan secara umum dari istilah-istilah yang yang mungkin bagi dia masih sangat asing. Walaupun sebenarnya masih ada yang sok tahu dan gengsi mau tanya. Seperti yang pernah aku sendiri alami. Dan aku tidak mau mengulangi hal tersebut karena sangat merepotkan dan membuatku tidak nyaman. 😂

Beri Kuliah Singkat

Beri informasi-informasi yang perlu diketahui saja. Hal tersebut agar kawan yang kamu ajak, juga bisa mempersiapkan dirinya sendiri selain apa-apa yang sudah kamu bantu persiapkan. Misalnya saja;
  • Bagaimana cuacanya disana,
  • Dalam keadaan apa kamu akan melakukan perjalanan (Pendakian pagi/siang ataukah malam),
  • Pantangan-pantangan yang harus dihindari selama pendakian,
  • Teknik dan mekanisme seperti apa yang harus dipakai,
  • Hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selain pantangan diatas,
  • Dll,

Jadilah pendamping yang sabar

Jadilah pendamping yang sabar karena telah memilih orang yang baru kamu ajak ke dalam dunia yang baru. Ini adalah konseskuensinya yang harus kamu jalani.

Baik mendaki berdua saja ataupun berkelompok, kamu yang telah mengajak kamu juga yang harus bertanggung jawab dan menjaminkan bahwa dia akan kembali tanpa ada kurang suatu apapun.

Terus bersamanya dan terus awasi dia. Orang baru yang masuk kedalam dunia baru, rentan terhadap resiko-resiko yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Dengan terus kamu awasi, maka kamu akan bisa menekan bahkan menghindarikan dari potensi bahaya yang bisa mengancamnya setiap saat.

Akan lebih baik jika kamu memang ingin mengajak orang baru untuk mendaki gunung pastikan kamu bersama dengan orang yang sama-sama memiliki pengetahuan dasar tentang mendaki gunung. Jikapun tidak ada, setidaknya kamu memang sudah memiliki pengalaman yang sudah tidak diragukan lagi.

***

Itu dia, 5 hal yang kamu lakukan saat mengajak pendaki pemula mendaki gunung. Mempertimbangkan segala sesuatu sebelum melakukan kegiatan adalah suatu yang wajib dilakukan.

Nah, mau ajak siapa kamu mendaki gunung dalam pekan ini Bro? 😁



0 Response to "MENGAJAK PEMULA MENDAKI GUNUNG, PAHAMI 5 HAL INI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel