BUKIT KOSAKORA, Kamu Mesti Kelebihan dan Kekurangannya



Mendengar kata bukit, biasanya sudah membayangkan dataran tinggi yang memiliki medan terjal yang mesti dilalui untuk mencapai kesananya. 
Hehehe... 

Bukit Kosakora atau lebih populer dengan Puncak Kosakora ini, memang kenyataannya seperti itu lho. Walaupun memang terdengar melelahkan tapi pengunjung mendapat Feedback yang setimpal kok. Karena banyak "bonus" menantimu ketika perjalanan kesana.

Tidak percaya, coba simak ulasan yang sudah Abe susun dibawah ini.


KELEBIHAN

Sekali Dayung, Tiga Pulau Terlampaui

Siapa sih yang tidak tahu dengan pribahasa di atas. 😁 Pribahasa ini sebenarnya sangat cocok ketika pengunjung akan mengunjung Bukit Kosakora. Tapi kalau pribahasa ini dikaitkan pada Bukit Kosakora, bukan 3 melainkan 4 pulau terlampaui.

dibelakang terlihat Pantai Watu Kodok, dibalikanya ada Pantai Ngrumput dan bukit kecil disana adalah Kosakora
Maksudnya, sekali jalan menuju Bukit Kosakora, pengunjung bisa menikmati empat lokasi wisata sekaligus. Seperti Pantai Drini, Pantai Watu Kodok, Pantai Ngrumput dan Bukit Kosakora itu sendiri.

Maknyus kan 😁

Bukit Yang Tidak Terlalu Tinggi

Lazimnya sih, yang namanya bukit biasanya tinggi kan ya. Harus bermandikan keringat dulu dan butuh waktu berjam-jam untuk sampai puncaknya. 😁

Tapi untuk ke puncaknya kosakora, kayaknya ekspetasi seperti itu tidak berlaku deh, karena bukit kosakora ini ditaksir hanya memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 50 meter diatas permukaan laut.

Terlihat kerdil kan.

Meskipun begitu para pengunjung akan tetap bermandikan keringat kok. Tapi dengan alasan lain. 😁

MELAKUKAN TREKKING DULU SEBELUM KE PUNCAK KOSAKORA

Trekking. Yang tidak biasa jalan kaki mungkin sudah pusing duluan ya membacanya. Tapi tidak apa-apalah, bisa di maklumi itu. Hehehe



Untuk sampai ke Puncak Kosakora, pengunjung harus melakukan perjalanan dulu atau bahasa populernya Trekking. Kurang lebih 30 menit terhitung dari Parkiran Pantai Drini.

Menurut Abe, itu waktu yang singkat untuk menikmati pemandangan sepanajang jalan menuju Puncak Kosakora.

MELEWATI SABANA VERSI MINI DAN MUNGIL

Sabana euy. Dataran hijau yang luas sepanjang mata memandang.

Iya, pengunjung bakal menikmati pemandangan sabana hijau. Akan tetapi, sabana ini hanya bisa dinikmati dalam waktu-waktu tertentu saja. Musim penghujam misalnya. Karena pada musim tersebut rumput masih tampakl hijau. Begitupun denbgan tumbuh-tumbuhan disekitarnya. 


Sabana Versi Mini

Tapi sayangnya, sabana ini hanya dalam bentuk mini. Meskipun begitu pengunjung tidak akan menyesal kok. Seketika lelah bakal musnah setelah sampai di sabana ini setelah bersitirahat 30 menit disana. 😁

Terdapat Lokasi Untuk Mendirikan Tenda

Dibukit Kosakora, terdapat lokasi yang cukup datar untuk mendirikan tenda. Jika ditotal secara keseluruhan, sebenarnya muat kok untuk menampung 10 tenda.

Hanya pintar-pintar memilih tempat saja sih.





Terdapat Sebuah Warung di Bukit Kosakora

Kabar baiknya nih, yang ingin bermalam di Bukit Kosakora, tapi tidak mau repot-repot masak. Dan kebetulan kelaparan saat tengah malam, karena diatas bukit kosakora tersebut terdapat sebuah warung yang terakhir aku kesana buka selama 24 jam.

Sayangnya sih, Abe tidak sempat memesan menu disana karena Abe membawa bekal sendiri dari rumah. Ngirit euy.



0 Response to "BUKIT KOSAKORA, Kamu Mesti Kelebihan dan Kekurangannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel