HAL MENYEBALKAN SAAT MENDAKI GUNUNG

HAL MENYEBALKAN SAAT MENDAKI GUNUNG

HAL MENYEBALKAN SAAT MENDAKI GUNUNG

Tujuan artikel ini di buat, tidak berniat untuk menakut-nakuti kamu yang ingin melakukan pendakian. Justru dengan adanya Artikel "Hal Menyebalkan Saat Mendaki Gunung" ini, bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran kamu, agar bisa menghindari hal-hal menyebalkan tersebut dengan melakukan langkah antisipasi sejak awal. Benar begitukan.







Untuk kamu, yang baru kenal dunia pendakian, bisa lah artikel kamu jadiin referensi. Biar pendakianmu sesuai ekspetasi dikitlah. Yah, walaupun didunia ini tidak ada yang sempurna kan-ya, setidaknya kita berusaha untuk mendekati kepada kesempurnaan itu. Bener gag sih.

Hehehe.

Okelah, berikut daftar hal yang menyebalkan saat mendaki gunung, menurut pengalamanku pribadi dan juga pengalaman temen-temen pendaki lain.

1. BARANG BAWAAN YANG KETINGGALAN

Hehehe... Kalo point ini mah emang nyebelin banget ya, hampir dalam semua kegiatan. Berbeda sekali jika pas lagi di bawah, ketika ada yang terlupakan bisa saja kita pinjam ke teman, beli ke toko, atau minta di antarin orang rumah jika memang jaraknya dekat. bayangin aja kalau itu terjadi saat mendaki Gunung. Nyeselnya kadang awet. 😄

ingat lho ya, ketinggalan!! bukan karena lupa.


Kalau LUPA, sejak awal memang belum terfikirkan. Walaupun dibeberapa moment memang udah dipersiapannya, namun karena memang tidak terlalu penting sehingga tak terlalu dipikirkan dan biasanya sih gampang melupakannya perasaan menyesal nya.


Tapi, kalo ketinggalan, sejak sebelum berangkat sudah menyiapkannya. Bahkan ada yang rela pinjem ke temen agar barang bawaan tersebut bisa di pakai diatas nanti. Namun, takdir mengatakan lain. Barang tersebut ketinggalan. Dan rencana yang sudah dipersiapkan pun akhirnya batal. Sakit gag tuh. Dan itu sangat menyebalkan. Hahaha


Pengalamanku :

Barang bawaan ku yang tertinggal adalah U-Holder. Ituloh, buat hape kalo di taruh di tripod.
Saat itu pendakian ke Gunung Andong. Kebiasaan ku membawa U-Holder gara-gara pendakian ke Gunung Ungaran kemarin yang kebetulan pas banget bisa dapet moment yang oke banget. Dan moment seperti itu, pengen banget aku dapatin lagi.

Walaupun sebenere aku sadar, kemungkinannya kecil banget -  tapi, yaaaa... namanya juga usahakan bro. Hehehe.. Wajib di coba lah.


2. HUJAN SAAT DI PERJALANAN

HAL MENYEBALKAN SAAT MENDAKI GUNUNG

Yang aku maksud disini adalah awal mula perjalanan. Bukan secara keselurahan lho ya. Karena aku sendiri sebenarnya suka dengan Hujan. Bahkan saat digunung sekalipun. Tapi, suka sebel kalo Hujan saat mau melakukan perjalanan.

Hehehe.

Pengalamanku :

Seperti pendakianku ini: Pendakian Gunung Lawu Chapter - 7. Belum berangkat sudah di hajar hujan. Intensitasnya sih naik turun ya, Kadang hujan - kadang gerimis, gitu terus dari Jogja Menuju BC cemoro Sewu.
Namun, sebenere itu bisa di antisipasi kok. Dengan selalu memantau perkembangan cuaca. Dan juga menyesuaikan dengan checklist peralatanmu

Tapi, aku juga pernah menikmati moment pas hujan juga. Bedanya, kalo ini pas saat perjalanan turun. Bak anak kecil yang sedang asyik ujan-ujan an. Walaupun akhirnya dibawah juga KO akhirnya.Wkwkwwk


3. TEMAN YANG NGGAK SABARAN

Biasanya, kalo ini adalah temen yang baru merasakan pendakian. Belum bisa menyesuaikan. Jadi sering banget tanya, kapan sampai di posnya? kapan sampai di camp areanya? kapan sampai puncaknya? dan ketahuilah saudara hal tersebut adalah hal yang menyebalkan bagi sebagian orang, jika pertanyaan itu melulu.

Ada temen mu yang nggak sabaran saat mendaki gunung. Dikit-dikit tanya kapan sampai puncak, dikit-dikit tanya kapan sampai posnya. wkwkwk

AKu pernah, sering malah...

Tapi, hal tersebut sebenere juga tidak sepenuhnya berlaku terhadap para pendaki kok. Ada kok yang sabar, walaupun sebenere ngempet. Wkwkwkw.

baca juga nih, artikel menarik lainnya :

Dan apalagi kalo berada di moment, dimana kamu sedang bersama dengan cewek, atau rombonganmu ada ceweknya dan cakep pula. Mau ngejawab pertanyaannya sampai mulut berbusa pun rela.

Oh iya. Ini aku membahas yang cowok lho ya. Soale aku sering mendapatinya begitu.

Akan tetapi Setiap orang, pastinya punya karakternya sendiri kan ya. Begitu juga dengan aku, yang cenderung tidak umum sih sebenere. Aku tuh pusing dan tidak nyaman kalo berada di tengah keramaian. Apalagi sekarang ini, digunung udah kayak di mall aja. Ramainya, ampun deh.

Nah, karena keramaian itulah, terkadang aku suka cuek kalo ada yang nyapa oleh sesama pendaki. Kadang ya aku tanggapi juga. Bukan karena sombong, tapi karena pusing aja.

Pengennya sih, menikmati perjalanan langkah tiap langkah, tapi adaaaa aja yang selalu menanyakan kapan sampainya. Wkwkwk

Dan ini malah terjadi sama adek ku sendiri. Yang hampir tiap menit nanyain kapan sampainya. Kadang aku diemin, kadang aku teriakin. Wkwkwkw.

4. KEKURANGAN LOGISTIK KURANG

Bakal Kacau kalo point ini sampai benar-benar tidak di-manage dengan baik. KArena ini menyangkut keberlangsungan teman-teman rombonganmu.

Kalo kita nya hanya pengikut aja mah enak, tinggal ningguin komando sama atasan. Nah, gimana kalo kita di kasih harapan banyak sama teman-teman lainnya, dan ternyata salah mengatur managemennya dan ujung-ujungnya di salahin. Nyebelin gag tuh.

5. CUACA BURUK

Ketemu cuaca buruk di Gunung Itu emang nyebelin banget.


0 Response to "HAL MENYEBALKAN SAAT MENDAKI GUNUNG"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel