PENDAKIAN GUNUNG MERBABU via JALUR WEKAS - MAGELANG

PENDAKIAN GUNUNG MERBABU via JALUR WEKAS - MAGELANG

PENDAKIAN GUNUNG MERBABU via JALUR WEKAS - MAGELANG
Personle selain si BOLANG

Ini, adalah pendakian pertama-ku semenjak aku memasuki dunia kerja. Menjadi karyawan untuk para juragan. Dan semua personel kali ini adalah teman satu tempat kerja pada salah satu perusahaan di Jogja.



Baca : Daftar Peralatan Gunung


TENTANG JALUR PENDAKIAN VIA JALUR WEKAS - MAGELANG

Sekilas

Basecamp Wekas berada di wilayah Magelang. Berada di desa Wekas. Untuk menuju kesini, yang perlu kalian lakukan adalah membuka Google Maps. Hehehe




Tak salah lagi, Alat canggih ini sudah cukup bisa membantu mencarikan lokasi yang kalian inginkan. Meskipun masih sering terjadinya bug dimana jalan yang disarankan Google Maps tak selalu sesuai ekspetasi. Hehehe


Yang jelas nih Bro, jalan menuju basecamp  Wekas ini, sejalur dengan arah menuju Gunung Andong. 


Baca :



  1. Pendakian Gunung Andong via Jalur Pendem
  2. Pendakian Gunung Andong via Jalur Sawit


Lokasi Menuju Basecamp

Yang sudah pernah ke Andong, mungkin secara tidak sadar akan melewati gerbang menuju jalur Wekas ini. Lokasi nya berada di sebelah kanan jalan jika dari Kota Magelang. Ada tanjakan kemudian disambut sama belokan ke kiri.

Jalur kekiri merupakan jalur jalan raya yang mengarah ke Gunung Andong dan Kota Salatiga. Sedangkan jalan lurus adalah jalan yang menuju perkampungan dimana sebelum memasuki jalan ini terdapat gapura seperti dibawah ini.



PENDAKIAN GUNUNG MERBABU via JALUR WEKAS - MAGELANG
Persimpangan Menuju (Kiri) Basecamp Sawit Gn. Andong & (Kanan) Basecamp Wekas Gn. Merbabu

Ikuti saja jalur tersebut sampai ke atas. Adapun jika ada persimpangan, itu adalah persimpangan yang dibuat warga sekitar untuk menuju ladangnya masing. Dan masih merupakan jalur utama wilayah tersebut. 

Butuh waktu kurang lebih 1 (satu) jam untuk menuju basecamp. Mungkin kurang dari itu. 


Yang memakai kendaraan bermotor, sangat disarankan untuk berhati-hati. Karena selain menanjak, juga sedikit licin. terlebih jika musim penghujan, diperlukana kewaspadaan tinggi dan kondisi mesin yang baik.



KEPENATAN PARA KARYAWAN

Para Pencari Hiburan

Kepenatan, depresi, stres, sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia selama ia masih (mau) melakukan aktifitasnya. Begitupula dengan kami para karyawan, selalu mendapat tekanan saat menyelesaikan pekerjaan. Tak semua memang, hanya sebagian dari kami, tapi kami juga ikut merasakan satu sama lainnya.

Seseorang, tentunya memiliki karakter masing-masing. Namun, KAMI, seperti mendapat Chemestry . Saling mendukung dan mengerti satu sama lainnya, sehingga kami yang 'sehat' merasa ingin membantu untuk meredamkan kepenatan mereka.

Baca : Informasi Menarik Terkait Gunung Lawu

Kami, yaitu aku dan kojek yang saat itu memiliki pekerjaan yang terbilang mudah dan woles. Sehingga tidak banyak tekanan yang kami terima dari pada Dwi, Angga, Bolang dimana mereka adalah pasukan lapangan. Menawarkan melakukan aktifitas pendakian.

Aku dan Kojek adalah 'para pelaku penggiat alam' , Sedangkan aktifitas pendakian sendiri bukan hal yang asing lagi bagi kami. Kami sarankan dan ternyata mendapat respon yang baik. Mulailah kami membuat rencana melakukan pendakian.


Melengkapi Perlengkapanku

PENDAKIAN GUNUNG MERBABU via JALUR WEKAS - MAGELANG
Karena ini adalah pendakian pertama setelah vacum lama, perasaanku jadi menggebu-nggebu. Setelah sekian lama tidak melakukan pendakian.

Pun, aku memanfaatkan kesempatan ini sebagai alasan pada diriku sendiri, untuk melengkapai perlengkapan mendaki ku.

Pertama-tama yang ingin aku beli saat itu adalah Sepatu.

Disela-sela agendaku, aku menyempatkan untuk Survey dibeberapa toko outdoor. Tidak seperti sekarang, dulu toko outdoor masih jarang. Outleetnya pun dalamnya masih gado-gado. Berbagai merk ada disana. Begitu juga dengan pilihan sepatunya.

Sembari melihat saldo ku saat itu, aku sangat berhati-hati untuk memilih. Murah dan Berkualitas. Setelah keluar-masuk berbagai toko outdoor, pilihan ku jatuh ke Sepatu boot Rei berukuran 42". Seingatku harganya dulu Rp.350.000,-

Senang banget rasanya. Hal yang aku impikan bisa terwujud.

Malamnya langsung aku coba, sebagai bentuk pemanasan dan pengenalan. Aku kenakan dan ku buat untuk berjalanan. Berjalanan beberapa langkah dan merasakan dengan khidmat.

Aku yakinkan diriku sendiri. COCOK!


Kerjasama Tim

Masalah, layaknya bumbu kehidupan. Jika tidak ada masalah, hidup serasa hambar. Walaupun kita sebetulnya juga nggak pernah mengharapkannya. Namun itulah kehidupan.

Begitu juga dengan agenda ini. Tak lepas dari yang namanya hambatan. Namun, kami sudah bertekad untuk tetap melanjutkan rencana kami.

Sehari sebelum hari keberangkatan. Ada agenda tim lapangan yang mengharuskan melaksanakan agenda dari atasan. Dikerjakan esoknya. Tepat dimana hari keberangkatan kami menuju merbabu.

Sempet kalut teman-teman disini. Merasa dipersulit, apalagi ketika mereka merasa diperlakukan tidak adil dengan diberikan tugas-tugas sulit. Meskipun mereka selesaikan, namun mereka menggerutu.

Kami berkumpul. Mencari solusi. Dan cara yang paling pas adalah sesaat meninggalkan ruang kerja dan keluar sekedar mencari angin segar.

Pilihan sudah disepakati. Kopi jos utara stasiun tugu yang akan kami kunjungi.

Kebetulan kantor kami berada diseputar malioboro - Yogyakarta. Sehingga tidak boros waktu untuk melakukan perjalanan kesana. 20 menit an jaraknya. Karena diharuskan memutar sebagaimana peraturan yang ada.















































































































































































































0 Response to "PENDAKIAN GUNUNG MERBABU via JALUR WEKAS - MAGELANG"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel