TIPS MELAKUKAN PACKING

TIPS MELAKUKAN PACKING

Anbusenja - TEKNIK MELAKUKAN PACKING
Hal yang perlu dilakukan sebelum Packing

Packing adalah seni

itu adalah kata-kata yang aku kutip dari salah satu teman, mentor, kakak, sekaligus pembimbingku disalah satu komunitas penggiat alam di Kota Magetan - Jawa Timur.

Kenapa bisa dikatakan begitu. Karena begini, Seni itu diartikan sebagai suatu ekspresi yang mengandung unsur keindahan, yakan. Sedangkan keindahan itu memiliki arti yang sangat luas, dimana setiap manusia memiliki pengertian sendiri soal keindahan, apalagi metode penerapannya yang selalu mengikutsertakan ciri khasnya.




Kemudian, metode itu diterapkan ke bentuk packing atau pengepakan. Setiap pendaki memiliki pengalaman sendiri untuk Teknik melakukan packing. Biasanya, pengalaman tersebut didapat langsung saat ia melakukan kegiatan alam, yang kemudian dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan pengepakan disetiap kegiatan yang akan di lakukan ke depannya.

Akan tetapi, teknik itu sendiri tidak serta-merta bisa digunakan oleh semua orang karena mungkin dari postur tubuh, peralatan yang digunakan, medan yang akan di lalui cenderung berbeda.

Itulah kenapa aku namanya bahwa Packing itu adalah seni. Seni abstrak, yang hanya masing-masing kita yang mengerti. wkwkwk

Nah lo, bingung kan... hihihi
Dari bingung, yuk simak uraian dibawah ini, yang merupakan bagian dari pengalaman selama ini ketika melanglang buana entah kemana. Asek!!

1. PEMILIHAN TAS (Keril, Carier, Daypack)

Dulu, aku pernah dibilangin oleh seseorang waktu aku masih benar-benar pemula. Untuk mencari Tas Gunung itu sama susahnya mencari pacar.

Dan setelah kurasakan, ternyata emang benar.

Diibaratkan seperti ini, kamu kalau mencari pacar biasanya mencari yang pengertian, setia, cakep, menerima kamu apa adanya, dll. Dengan memiliki kriteria seperti itu, gag mungkin dong nyari yang asal-asal an yang penting dapat. Kalau milih asal-asal yang penting cakepnya doang, belum tentu setia dan pengertian. Kan begitu logikanya.

Coba diterapkan disini.

a. Pengertian ;

Maksudnya, yang bisa mengerti postur tubuhmu. Jangan harap kamu bisa nyaman jika postur tubuhmu pendek, tapi malah nyari yang ukuran 75l keatas.

Yang ada, bukan kamu yang nge-gendong keril, malah kelihatankerilnya yang nge-gendong kamu. Aneh gag tuh?

b. Setia

maksudku disini adalah Awet. Sebenarnya sih, awet tidaknya memang tergantung siapa yang pakai dan bagaimana merawatnya.

Begitu juga kalau nyari pacar. Awet tidaknya hubungan mu tergantung kamu nyakan gimana merawatnya. 

c. Cakep.

Yah, sapa juga seh kalau mendaki gunung pakai tas compang-camping. Pastinya kita juga ingin seperti pendaki-pendaki pada umumnya yang memakai keril yang bagus seperti mereka. 

Kalau keril sudah bagus, mungkin juga akan mengurangi resiko enggak cocok badan. 

d. Menerima apa adanya.

Adalah tidak memaksamu untuk mencari keril mewah, yang sangat jauh dari finansialmu. Ingat, mendaki bukanlah ajang pamer, melainkan ajang untuk mencari jati diri.

Tas yang cocok dengan  postur tubuhmu, awet, bagus, dan tidak mahal masih banyak kok di pasaran.

TIPS dari ku : ingat ini baik-baik ya. Sebelum membeli pinjamlah tas keril milik teman-teman. Jika ada yang kelihatan kamu suka, pinjamlah kemudian rasakan di tubuhmu. Jika sudah enak, kemudian bebani keril tersebut. Jika semakin anak mungkin dia jodohmu.


2. Gunakan Matras untuk membentuk body Carrier agar lebih presisi

Semua tas Carrier memiliki counter yang hampir sama. Dari merk yang paling mahal, sampai yang abal-abal. Perbedaan diantara keduanya, yang mahal tentunya sudah di modif sedemikian rupa untuk mengantisipasi hal tersebut.

Jadi, disinilah peran matras nantinya. Membuat presisi bentuk tas carriernya. Saat tas carrier sudah dipanggul, selain enak di pakai saat berjalanan, merayap, jongkok juga dari segi estetika tampak lebih menarik. Sapa tahu ada yang kecantol dedek manisnya. Hahahah...


Pastinya ada pertimbangan nya kenapa aku nyaranin pakai matras, yaitu



Dari sisi luarnya ; agar terlihat lebih rapi ajah. Tidak ada benjolan-benjolan yang mencuat dimana penyebabnya adalah tehnik packing yang tak beraturan. Meskipun diawal sudah ditata dan dirapikan, seiring durasi perjalananmu ia akan berubah dengan sendirinya, karena tidak ada yang menahannya.
Dari sisi dalam ; Adalah untuk merapikan packinganmu agar lebih tertata dan rapi. Matras, akan menjadi penahan barang-barang yang aku masukan agar tidak bergerak kesana kemari saat udah melakuakn pendakian.

Biasanya, teknik seperti ini dipakai pada tas keril yang memiliki ukuran diatas 60L. Terkadang juga ada kok dibawah 60L juga pakai matras.

TIPS ku : Dalam perjalanan tip, biasanya matras lebih dari satu. Gunakan matras yang memiliki ketebalan paling tipis untuk diletakan pada tas yang memiliki beban paling banyak. TUJUANNYA, adalah matras yang tipis akan meminimalisir space didalam tas agar bisa dimasukan barang-barang yang lebih berguna.


3. Gunakan Trasbag. 

Disarankan memakai trasbag yang besar dan kuat. Fungsi dari trasbag ini, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hujan turun secara tiba-tiba sehingga peralatan dan pakaian yang berada di dalam carrier tetap kering dan bisa digunakan sebagaiman semestinya, atau bisa juga untuk menghindari hewan melata yang bisa saja merayap masuk kedalam ketika carrier di letakkan langsung pada tanah ketika beristirahat.

Simak Juga : Puncak Kosakora

4. Mengatur berat peralatan agar sesuai dengan postur penggunanya

Ini juga merupakan langkah penting. Dan juga butuh pengalaman dan jam terbang yang cukup untuk bisa mahir dalam point ini.

Pengaturan beban didalam tas, sangat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan saat melakukan pendakian.



a). Kenyamanan

Pendaki pemula, biasanya mengabaikan point ini. Yang mereka pikirkan agar tampak keren dari sisi luarnya saja. Terus dimana kerennya jika ditengah-tengah perjalanan nafasnya terengah-engah diikuti keluar keringat dingin sebesar biji jagung

Itu diakibatkan karena beban yang tidak seimbang dengan postur tubuh pemakai. Semahal apapaun carrier, jika point ini diabaikan maka akan sama saja.

Maka dari itu, sangat penting untuk menempatkan peralatan dan barang sesuai dengan postur tubuh pemakai. Mungkin, masih akan terasa berat, tapi setidaknya itu membuat tubuh pemakai tidak bekerja lebih keras lagi.

b). Keamanan

Maksudnya, aman dari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Misalnya, saat memaksa membawa beban yang terlalu berat melibihi kapasitas yang bisa diterima oleh tubuhnya, akan mengakibatkan otot cidera.

Selain itu ketika memaksa membawa beban yang lebih barat, ketika melewati jalur yang membutuhkan konsentrasi tinggi, tiba-tiba terpeleset karena kehilangan keseimbangan.

5. Letakkan peralatan yang bersifat responsive di kantung yang mudah terjangkau

Apa itu responsive? Pengertian sederhananya, peralatan yang dipakai disaat-saat genting, sehingga ketika kita sedang membutuhkannya dalam keadaan mendesak, tidak harus membongkar tas sampai kedalam-dalamnya.

Yang aku maksud disini adalah;
  • Mantel/ Raincoat/ Ponco,
  • Sarung tangan,
  • Pisau/ Parang tebas,
  • Tali,
  • Headlamp,
  • Kamera,

Yaps, keep safety procedur ya kawan-kawan.



0 Response to "TIPS MELAKUKAN PACKING"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel