GUNUNG API PURBA | Info Pendakian

Gunung Api Purba



Tentang Gunung Api Purba

Dari namanya saja, yang belum pernah berkunjung kesini mungkin sudah membayangkan. 😁 Gunung, Berapi, dan Purba. 

Tak salah kok dengan nama itu, karena memang kenyataan nya, gunung ini berapi, tapi dijaman purba.

Bernama Gunung Api Purba, karena Gunung ini dijamannya (dijaman purba) merupakan gunung yang berapi. Bisa dilihat dari bongkahan raksasa sesaat kamu menuju loket pintu masuk.


***

Sepanjang perjalanan pun,  atau mungkin lebih tepat jika disebut Bukit, terbentuk oleh susunan bebatuan fosil yang diperkirakan berasal dari letusan gunung berapi masa jaman purba. Terdapat bongkahan batu raksasa sebagai bentuk magma membeku, yang bisa dilihat ketika sudah sampai puncak.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya 

Pertama kali aku kesini dulu pas tahun 2011. Hampir setiap tahun, ketika aku main kesini, nyaris selalu mengalami perubahan secara berkala. Mulai dari;
  • segi fasilitas yang lebih sefety,
  • spot baru untuk foto yang lebih menarik,
  • jalur baru yang lebih menantang,
  • sampai dengan biaya retribusinya yang terus mengikuti perkembangan.


Ah. Ternyata tempat wisata pun juga mengikuti perkembangan jaman. 😋

Baiklah ini dia informasi yang bisa kamu jadikan referensi jika kamu ingin berkunjung ke tempat ini.


LOKASI

Untuk lokasi Gunung Api Purba, silahkan tandai map dibawah ini sebagai petunjuk jalanmu.




AKSES menuju Gunung Api Purba

  • Diatas Gerbang selamat datang di Kawasan Gunung Kidul, Tepatnya setelah belokan kedua, akan menemui perempatan.
  • Perempatan ini tidak terlalu terlihat, jadi berhati-hatilah saat memperhatikan peta. Pastikan tidak berhenti mendadak karena merupaka jalan utama yang sangat ramai.
  • Diperampatan tersebut, dengan patokan utama adalah dengan adanya tower radio disebalah kiri jalan, belok lah kekiri.
  • Ikuti jalan tersebut sesuai dengan lokasi map diatas.
  • Jalan tersebut tidak terlalu lebar untuk seukuran kendaraan roda empat, jadi tetaplah waspada dan fokus jika berpapasan sesama kendaraan roda empat.
  • Normalnya, membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai di gerbang masuk.

2. BIAYA RETRIBUSI 


Biaya retribusi yang harus kamu keluarkan untuk kesini (Per januari 2017) adlah sebagai berikut;
  • Biaya Masuk : Rp.15.000,-/ orang (siang)
  • Biaya Masuk : Rp.20.000,-/ orang (Malam/camping)
  • Biaya Parkir : Rp.2.000,-/ Motor
Menurut ku sih ya, dengan biaya masuk segitu cukup sepadan dengan apa yang didapat setalah sampai atas.

Dulu, aku pernah ngedumel soal biaya masuk yang tiba-tiba naik. Untuk seukuran gunung purba, memiliki biaya masuk yang sama dengan gunung-gunung pada umumnya. Tapi setelah sampai atas dan sedikit intropeksi, ternyata kebijakan itu memang perlu diberlakukan.

Sedikit cerita tentang kondisi GAP sebelumnya:
Sebelum kenaikan biaya masuk ini, dulu setiap malam minggu, Gunung ini tak pernah sepi (Red:sangat ramai malah). Dengan banyak nya pengunjung, apalagi saat malam, tentunya saja sangat menghawatirkan. Selain menjadikan sebuah gunung menjadi sangat ramai yang seharusnya sepi, juga membuat sampah organik maupun non organik akan cepat menumpuk. Dengan Ukuran Gunung Api Purba yang kecil, mungkin akan menjadi masalah serius di kemudian hari. Apalagi tingkat kesadaran masyarakat, terutama anak muda yang masih sangaaaaaaaat rendah.

jadi menurut ane dengan harga segitu, cukuplah pantas untuk menghindarkan pendaki tak bertanggung jawab, yang merupakan ekstensi gunung itu sendiri.


3. FASILITAS

  • Parkirnya cukup luas, dapat menampung 2 bus gede, Ditambah dengan Parkir khusus untuk motor.
  • Toiletnya bersih euy.
  • Disetiap pos, ada gazebo yang bisa digunakan untuk istirahat.
  • Ada Ranger yang standby 24 jam.
  • Terdapat lapangan yang cukup luas. Cocok buat Outboond.
  • Terdapat pula camp area yang bisa kalian pilih saat sampai atas untuk mendirikan tenda. salah satunya ini yang ane jadikan favorite dahulu. (Dok. 2013, kondisi nya sangat jauh beda saat terakhir ane kesini waktu pergantian tahun 2016-17 kemarin. Camp ini kembali tampak liar)
GUNUNG API PURBA
Gambar : satu dari sekian banyak lahan untuk mendirikan tenda. Tenda ane rasa oren... hhhaaa (Dok.2013)




4. SPOT FOTO



Sepertinya, akan sangat kurang bila berwisata namun tak membawa oleh-oleh berupa jepretan dari smartphone kesayangan. Berikut spotnya :

Watu kecepit & Lorong, atau Batu Terjepit. 15 menit dari pintu masuk.

Berupa lorong yang sempit yang hanya mampu dilalui oleh 1 orang saja. Sebagai jalan satu-satunya jadi mau nggak mau harus ngantri jika ingin melalui jalan ini. Yang memiliki Big body lebih baik hati-hati. Bisa saja nanti namanya berubah menjadi Wong Kecepit (Orang Terjepit).. hehehe.. 
GUNUNG API PURBA
Gambar : Watu Kecepit (Dok.2013)
Seperti film 127 hours kan. Setelah ini pun masih ada lagi spot lain yang tak kalah eksotisnya. Jadi siapkan peralatan kalian.

Gardu pandang 1, berada setelah watu kecepit

Jika malam, pemandang kota Jogja dengan lampu kerlap-kerlipnya akan menambah nuansa malam lebih romantis. Jomblo dilarang baper disini ya. hehehe

GUNUNG API PURBA
Gambar : Gardu pandang 1 dengan view kota jogja Dok.2014

Foto ini, ane ambil didepan lorong 2.  Jadi gardu pandang pertamanya adalah sekumpulan orang yang ada di foto tersebut.

Gardu pandang II, 15-20 menit dari gardu pandang 

    Jika kalian beruntung, saat cuaca cerah makan pemandangan berupa bentangan alam dengan latar berupa Gunung Merapi, bisa kalian nikmati dari sini. Sayangnyam ane kurang beruntung saat itu. Alhasil hanya ini yang bisa ane share foto yang bisa ane ambil waktu itu. 

    Gambar : View menghadap ke Merapi (sayangnya mendung, hehe). Dok.2015

    Sebelum sampai sini, ada spot lain. Tak jauh dari gardu pandang pertama. Yaitu lorong sempit yang lebih sempit daripada lorong pertama.


    Lorong II, hanya 10 menit dari gardu pandang 1.

    Lorong ke 2 ini, tak jauh beda dengan lorong pertama, disini lorongnya lebih sempit dan lebih gelap. Jika hujan air tak akan langsung turun kebawah, hanya merembes melewati celah-celah batu diatasnya.

    GUNUNG API PURBA
    Gambar : memasuki lorong 2.
    Model : Kunyil

    Sebenere sensasi nya malah disini. Sangking sempitnya, badan ane yang kecil aja cukup kesusahan melewati jalan ini. Memaksa harus lebih mepet ke tebing untuk bisa jalan sampai ke ujung. Dan kesulitan lainnya adalah jika hujan, jalan nya akan sangat licin, ditambah sedikit menanjak. Kelar deh.. hahaah

    Puncak 1 & Puncak 2, berjarak 30 - 40 menit dari pintu masuk.

      Puncak 1 ataupun puncak 2, sama-sama memiliki view yang indah. Dari sini kalian akan mendapat Embung Nglanggeran dibawahnya.

      GUNUNG API PURBA
      Gambar : View dari Puncak 1 (Dok.2012)


      Yaaa, seperti itulah kira info untuk Gunung Api Purba nya. Oiya,, disana juga ada wisata yang berdekatan yaitu Embung Nglanggeran. Kalian bisa cek infonya disini.

      Oke, Selamat berwisata kawan. Tetap jaga kebersihan, jaga tutur kata, jaga perilaku, selayaknya kita yang sedang bertamu. ^_^


      ANBUSENJA

      0 Response to "GUNUNG API PURBA | Info Pendakian"

      Iklan Atas Artikel

      Iklan Tengah Artikel 1

      Iklan Tengah Artikel 2

      Iklan Bawah Artikel